Postingan

Khalayak Kampanye Greenpeace

Khalayak kampanye Greenpeace dalam gerakan #PantangPlastik umumnya ditujukan kepada masyarakat yang peduli terhadap isu lingkungan, terutama remaja hingga orang dewasa yang aktif menggunakan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari. Kampanye ini banyak menjangkau pengguna media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube karena penyebaran pesan dilakukan secara digital melalui poster, video edukasi, dan tagar kampanye. Secara demografis, sasaran utama kampanye ini berada pada rentang usia remaja hingga dewasa muda, khususnya pelajar, mahasiswa, dan masyarakat perkotaan yang memiliki aktivitas konsumsi plastik cukup tinggi. Secara psikografis, khalayak kampanye merupakan individu yang mulai memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, kesehatan, dan gaya hidup ramah lingkungan. Melalui slogan “Tolak Plastik Sekali Pakai”, Greenpeace menargetkan masyarakat yang masih sering menggunakan kantong plastik, sedotan plastik, dan botol plastik sekali pakai agar mulai beralih men...

Kampanye Pengurangan Penggunaan Plastik

 Kampanye pengurangan penggunaan plastik merupakan salah satu bentuk kampanye ideologi lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya plastik sekali pakai. Salah satu organisasi yang aktif melakukan kampanye tersebut adalah Greenpeace melalui berbagai program edukasi dan ajakan perubahan perilaku masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dalam pelaksanaannya, kampanye ini menggunakan beberapa teknik persuasif sebagaimana dijelaskan dalam materi perkuliahan, yaitu logical appeal, emotional appeal, dan slogan. 1. Logical Appeal (Daya Tarik Logis) Logical appeal digunakan dengan menyampaikan data dan fakta mengenai dampak plastik terhadap lingkungan. Greenpeace menjelaskan bahwa plastik sekali pakai menjadi salah satu penyebab utama pencemaran laut dan membahayakan ekosistem serta kesehatan manusia. Penyampaian informasi berbasis fakta ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat agar memahami pentingnya mengurangi penggunaan plasti...

Kampanye Pengurangan Plastik

Kampanye pengurangan plastik merupakan salah satu bentuk kampanye sosial yang bertujuan menciptakan perubahan pada masyarakat melalui tiga aspek utama, yaitu pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), dan perilaku (behaviour). Menurut Michael Pfau dan Roxanne Parrott (1993), ketiga aspek tersebut menjadi tahapan penting dalam keberhasilan suatu kampanye komunikasi. 1. Pengetahuan (Knowledge) Pada tahap pengetahuan, kampanye bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak negatif penggunaan plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Informasi disampaikan melalui media sosial, sosialisasi pemerintah, serta edukasi dari organisasi lingkungan. Contohnya: Edukasi tentang bahaya sampah plastik bagi laut dan ekosistem Informasi pentingnya mengurangi kantong plastik Ajakan menggunakan botol minum ulang (tumbler) Salah satu contoh kampanye edukasi dilakukan oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik yang aktif meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya plastik sekali pakai. Su...

AREMA VS PERSIJA: PANAS, DRAMATIS, DAN PENUH EMOSI

Gambar
  Sabtu sore, 8 November 2025. Stadion Kanjuruhan menjadi saksi duel klasik yang membakar emosi antara Arema FC dan Persija Jakarta. Lima kartu merah, adu taktik, dan suasana yang meledak-ledak membuat laga ini terasa seperti film laga di atas rumput hijau. Arema membuka pertandingan dengan percaya diri. Tendangan bebas Valdeci yang melengkung indah ke pojok gawang membuat Aremania bersorak lantang. Namun euforia itu tidak bertahan lama. Persija bangkit cepat melalui dua gol Eksel Runtukahu yang menunjukkan insting predator sejatinya di depan gawang. Pelatih Arema, Marcos Santos, sempat mengambil langkah berani dengan mencadangkan Paulinho di awal laga. Strategi itu sebenarnya cukup tepat karena di babak kedua Paulinho masuk sebagai game changer. Sayangnya, jarak antarlini Arema terlihat terlalu renggang dalam fase build-up, membuat serangan mudah dipatahkan. Beberapa peluang matang pun terbuang percuma karena penyelesaian akhir yang kurang tajam. Puncak ketegangan datang ketika Pa...

Loneliness in the Crowds

Gambar
Ramainya postingan di TikTok ternyata tidak selalu menggambarkan gaya hidup dan kebahagiaan. Di balik musik dan pemandangan alam yang indah, banyak pengguna justru mengekspresikan rasa sepi yang tak terlihat. Fenomena ini disebut Loneliness in the Crowds, kondisi ketika seseorang merasa sendiri di tengah banyaknya interaksi digital. Dalam beberapa vidio TikTok yang ada, pengguna terlihat membagikan vidio dengan hanya kata kata sedih, pemandangan alam, potong anime dengan momen sedih. Musik yang digunakan pun bernuansa sendu, menciptakan suasana yang membawa penonton ikut terhanyut dalam suasana itu.  Fenomena ini menunjukkan adanya kondisi hiperrealitas audiovisual, di mana tayangan visual yang tampak nyata sebenarnya hanyalah representasi dari perasaan yang telah dibentuk oleh teknologi. Melalui kata kata, lagu, dan potongan video, pengguna berusaha menampilkan sisi emosional mereka, seolah ingin diterima dan dipahami oleh banyak orang. Beberapa pengguna mengaku kesepian karena ku...

Holiday at the swimming pool

Gambar
That day, I decided to go to the swimming pool. After weeks of feeling tired from my routine, I needed some time to relax. As soon as I got there, I changed into my swimsuit and jumped into the pool. The water was so refreshing, and it felt like all the stress melted away. I swam slowly, not in a rush, just enjoying every moment. Sometimes, I would stop at the edge, submerge for a moment, and take in the peaceful surroundings. After a few hours, my body started to feel tired, but I felt so satisfied. After swimming, I sat by the pool for a while, just looking around. Even though I was alone, it was enough to help me feel better and ready to return to my daily routine.

PELANGGARAN UU ITE DI INDONESIA DAN ETIKA INTERNET DI LUAR NEGERI

Gambar
Chikita Meidy Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Mantan penyanyi cilik Chikita Meidy dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik, Kamis (12/9). Laporan dibuat seseorang bernama Silda Oktavia. Dakwaan: Dalam laporan itu, Chikita dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 27 A Juncto Pasal 45 Ayat (4) UU ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 315 KUHP. Proses hukum: Setelah dilaporkan, pihak kepolisian mulai melakukan pemeriksaan terhadap Chikita Meidy dan saksi-saksi yang terlibat dalam kasus ini. Kesimpulan: Kasus Chikita Meidy dan Silda ini mengingatkan kita tentang pentingnya hati-hati dalam menggunakan media sosial. Meski memiliki kebebasan berekspresi, setiap pernyataan yang menyangkut nama baik orang lain perlu dipertimbangkan dengan matang, terutama jika dapat merugikan orang tersebut. UU ITE hadir untuk melindungi individu dari pencemaran nama baik di dunia maya, namun tetap perlu menjaga keseimbangan antara keb...